Friday, 13 December 2013

PENDIDIK HARUS SEPERTI BAJA DAN SUTERA.

Pendidikan di abad ini merupakan pendidikan yang terus mengalami perubahan untuk mencapai tujuan utamanya. mulai dari sistem hingga fasilitas, Hal yang selalu menarik untuk diperbincangkan yaitu proses yang terjadi dalam pendidikan salah satunya yaitu proses pembelajaran, Proses pembelajaran yang melibatkan pendidikan dan peserta didik. 
Peran pendidik menjadi sangat vital dalam pembelajaran. Keberhasilan peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tergantung dari kompotensi pendidik. Untuk menjadi pendidik yang mencapai tujuan tersebut bukanlah hal yang mudah, tidak semudah menutup atau membuka mata bahkan yang paling berat tidak semudah kau membawa barang yang beratnya 100 Kg dan hanya mengeluarkan keringat dari pori - pori tubuhmu, akan tetapi lebih dari itu semua pendidik adalah seorang dengan hati dan jiwa yang terbalut sekuat baja namun mempunyai kelembutan selembut sutera.
Kemampuan dari segi pengetahuan, teknik mengajar taktik dan sebagainya adalah modal untuk menjadi pendidik, namun apakah cukup dengan semua hal tersebut ? tentu tidak seperti yang didefenisikan diatas terkait pendidik bahwa dia harus mempunya hati kuat layaknya baja dan lembut seperti sutera. Hati seperti tersebut adalah hati yang ikhlas, Ikhlas dalam segala hal ketika menjadi pendidik, terlebih dalam mengajar dan mendidik para penerus bangsa, para pemimpi , para pelita dimasa depan.  
Ketika menjadi pendidik akan banyak hal yang ditemukan, misalnya dalam mengajar, mungkin akan menemukan siswa yang tidak memperhatikan, mengacuhkan, mengantuk, atau bahkan menguji kemampuan dan ketika itu emosi mu menjadi pendidik akan bergelora, tapi kau harus percaya bahwa emosi yang bergelora itu tidak ada gunanya kecuali kau menggunakan hatimu. Tegur mereka dengan hati yang lembut walau kadang kau menampakkan kemarahan. marahlah sebagai pendidik tapi jadikan itu fiktif belaka, Tugas pendidik tidak hanya sampai disitu masih banyak tugas lainnya mulai admistrasi yang rumit hingga memberi penilaian dari banyaknya siswa yang diajarkan.
Hal tersebut tidak akan mudah dialkukan pendidik jika tidak ikhlas terlebih dahulu dan untuk mendapatkannya hanya melalu proses yang panjang. Pengalaman adalah guru utama pendidik . Tidak cukup dengan segala teori tentang kependidikan namun kemampuan alami yang terbentuk karena waktu dan sekali lagi pengalaman adalah hal yang terpenting.
Salam Pendidik
Skymiss.

No comments:

Post a Comment